Welcome

"WELCOME" - ::Blog ini berisi artikel-artikel ROHANI yang saya dapat dari berbagai sumber:: I Hope This Blog Useful - GodBless ------> *"Segala tulisan yang diilhamkan ALLAH memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran (2 Timotius 3:6)*

Sabtu, 01 Oktober 2011

TRUE STORY

by Philip Mantofa : Before 30 Discipleship


Mami menyesal punya anak kamu..! "Perkataan itu tergiang di telinga Redo.  Baginya, penolakan itu lebih menyakitkan dibandingkan pukulan dan omelan yang ia terima.

Terbaring di atas tempat tidurnya, Redo merenungi hidupnya.  Tak terasa, air matanya mengalir.  Terkadang, di tengah keputus-asaan yang begitu menjerat, ia berpikir untuk mengakhiri hidupnya.  Dan dua kali ia telah mencobanya, namun gagal.

Tumbuh menjadi anak yang sangat minder, orang-orang sekelilingnya mengenalnya sebagai sosok yang pesimis dan apatis dalam menghadapi hidup.  Pornografi ia pandang sebagai jalan keluar termudah dan hal itu justru membuatnya semakin terpuruk.  Perceraian orang tuanya memperkelam hidupnya.  Bagi redo, masa depan yang indah mustahil untuk diraih.  Tak ada harapan.

Mengingat masa lalunya, hati Redo meluap dengan rasa syukur atas kesetiaan Tuhan.  Tidak didapati lagi jejak-jejak Redo yang lama.  Siapa yang menyangka Redo yang dulunya pemalu, sekarang berdiri di atas panggung sebagai pemimpin pujian di sebuah acara yang besar.  Sulit dipercaya, ia kini berdiri di depan puluhan ribu pasang mata, dengan sorotan lampu dan kamera.  Setiap kepahitannya telah terhapus oleh kebaikan Tuhan.  Ia merasa Tuhan membawanya terbang untuk melintasi hal-hal yang sama-sekali tidak terlintas di mimpinya yang paling heboh sekalipun.  Ketika lagu-lagu ciptaanya dinyanyikan oleh bangsa-bangsa lain, air matanya mengalir karena rasa syukur yang tak terbendung.

Bagaimana mungkin seorang dengan latar belakang seperti Redo dapat berubah menjadi seorang yang dipakaiNya? Tuhan memang tidak pernah mencari orang yang hebat, melainkan orang biasa dengan segala kelemahannya, yang bersedia untuk melakukan pekerjaanNya yang luar biasa.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.